Beranda Liga Spanyol Barcelona Aimar: Dedikasi Messi Untuk Argentina Tidak Perlu Dipertanyakan Lagi

Aimar: Dedikasi Messi Untuk Argentina Tidak Perlu Dipertanyakan Lagi

227
Aimar: Dedikasi Messi Untuk Argentina Tidak Perlu Dipertanyakan Lagi
pasang iklan murah

Mantan pemain timnas Argentina dan pelatih timnas U-17 Pablo Aimar menegaskan bahwa dedikasi Lionel Messi tidak perlu dipertanyakan lagi.

SelintasOlahraga – Lionel Messi yang performanya naik turun, bukan hanya di Barcelona, namun juga di level internasional bersama Argentina dianggap sebagai pemain paling berdedikasi untuk setiap tim yang dibelanya.

Pablo Aimar yang juga menjadi asisten Lionel Scaloni (pelatih Argentina) sempat bermain bersama Messi di level internasional,

Meskipun tidak pernah memenangkan apapun ketika membela Argentina, Aimar yakin Messi selalu tampil terbaik.

Superstar Barcelona itu sempat vakum dari tugas internasional setelah melihat negaranya kalah di final Copa America 2016 melalui adu penalti melawan Chili.

Namun, pemain berusia 33 tahun itu dirayu kembali dan sekarang mengenakan ban kapten saat dia memimpin negaranya meraih trofi sebelum dia gantung sepatu.

Terlepas dari pergolakan di level klub baru-baru ini dengan Barcelona,

​​Messi tampil mengesankan selama jeda internasional baru-baru ini dan mencetak gol penalti yang menentukan dalam kemenangan 1-0 atas Ekuador.

Aimar terus mengamati bintang Argentina itu dengan seksama dan bersikeras bahwa dia tetap berkomitmen penuh pada tim yang dibelanya,

“Banyak yang bertanya tentang konsistensi dirinya, namun siapa yang bisa meragukan dedikasinya, saya tidak pernah ragu.

“Saya suka melihatnya bermain, saya ingin melihatnya di tempat lain.” kata Aimar kepada situs Goal.

Selain menjadi asisten di tingkat senior, Aimar juga mulai memimpin tim U-17 Argentina pada 2017, dan kini telah memahami bagaimana cara mengelola pemain yang baik.

Aimer melihat timnya memenangkan Kejuaraan U-17 Amerika Selatan pada tahun 2019,

Dan mengakui belajar untuk terhubung dengan generasi pemain yang berbeda telah menjadi tantangan unik.

“Saya belajar mengekspresikan diri, memahami cara mereka berkomunikasi.

“Mereka memperoleh budaya dengan cara yang berbeda. Saya tidak bisa merekomendasikan buku karena mereka terbiasa menonton video berdurasi tujuh detik atau kurang,” kata Aimar.

pasang iklan murah blog