Beranda Liga Spanyol Barcelona Ansu Fati Menjadi Korban Rasisme, Antoine Griezmann Marah

Ansu Fati Menjadi Korban Rasisme, Antoine Griezmann Marah

16
Ansu Fati Menjadi Korban Rasisme, Antoine Griezmann Marah
pasang iklan murah

Penyerang muda Barcelona Ansu Fati menjadi korban rasisme oleh salah satu jurnalis dari surat kabar ABC di Spanyol.

SelintasOlahraga – Ansu Fati yang merupakan bintang muda Barcelona telah menerima permintaan maaf dari surat kabar Spanyol ABC karena melontarkan tindakan rasial oleh salah satu jurnalisnya.

Rasisme tersebut ditulis oleh Jurnalis ABC Salvador Sostres setelah Barca menang 5-1 di Liga Champions atas Ferencvaros pada hari Rabu dini hari (21/10) WIB,

Isi artikel tersebut adalah: “Ansu saat berlari memiliki semacam energi dari rusa, atau seorang penjual jalanan kulit hitam yang sangat muda yang melarikan diri dari polisi”.

Artikel tersebut berbunyi ungkapan-ungkapan yang tidak mengenakkan bagi para pemain Barcelona khususnya Antoine Griezmann,

Penyerang Blagurana tersebut merasa marah dengan ungkapan tersebut dengan memposting di Twitter pribadinya:

“Ansu adalah pria yang luar biasa, dirinya pantas dihormati seperti semua manusia. Tidak untuk rasisme dan tidak untuk kepolosan semata.”

Setelah itu, ABC menerbitkan permintaan maaf dari Sostres pada hari Kamis:

“Niat saya adalah memuji keindahan gerakan Ansu dan bakatnya sebagai pemain yang sangat muda,” tulis Sostres.

“Beberapa ekspresi dipahami sebagai penghinaan rasis. Tidak ada yang lebih jauh dari niat saya,

“Atau pendapat yang sangat baik dari pemain yang telah saya ungkapkan dalam semua laporan pertandingan yang telah saya tulis sejak debutnya.

“Saya sangat menyesali kesalahpahaman dan saya meminta maaf jika ada yang merasa tersinggung.”

BACA JUGA: Ajax 0-1 Liverpool, Fabinho Menjadi Pahlawan Bagi The Reds

Artikel ABC awal oleh Sostres berbunyi:

“Ansu hampir mencetak gol, dengan tembakan khas nomor 9, di mana dia membalikkan tubuhnya dengan sempurna.

“Ada sesuatu yang mirip rusa pada Ansu ketika dia berlari, seperti seorang penjual jalanan kulit hitam yang masih sangat muda,

“Sejatinya itu hanya ungkapan ketika anda melarikan diri di Passeig de Gracia di Barcelona ketika seseorang berteriak ‘ada maling’ untuk mengumumkan bahwa Guardia Urbana (kepolisian Barcelona) telah tiba.

“Ini tidak terjadi sekarang karena Ada Colau (walikota Barcelona saat ini) merasa polisi adalah penjahat, bukan pedagang kaki lima, yang tidak lagi harus kabur. ” tutup pernyataan tersebut.

Fati, pemain internasional Spanyol yang lahir di Guinea-Bissau tersebut telah menjadi bintang muda Barca,

Dirinya engawali musim dengan gemilang dan merupakan pencetak gol terbanyak Barcelona dengan empat gol dalam lima pertandingan.

pasang iklan murah blog