Beranda Liga Italia Juventus Andrea Pirlo Baru Saja Dijadikan Manajer Utama Juventus Gantikan Sarri

Andrea Pirlo Baru Saja Dijadikan Manajer Utama Juventus Gantikan Sarri

9
Andre Pirlo Baru Saja Dijadikan Manajer Utama Juventus Gantikan Sarri
pasang iklan murah

Juventus baru saja menjadikan Andrea Pirlo sebagai pelatih kepala baru mereka dengan kontrak dua tahun pada musim ini.

SelintasOlahraga – Awalnya Pirlo hanya di tunjuk sebagai manajer Juventus U23 pada 10 hari yang lalu, tapi dirinya langsung saja di promosikan menjadi Manajer utama.

Juventus bertindak cepat ketika Sarri harus rela meninggalkan klub yang ia latih ketika kalah di Liga Champion oleh Lyon pada jumat malam.

Pemain yang sekarang berusia 41 tahun tersebut mencatatkan rekor 164 penampilan bersama Juve pada rentan waktu 2011-2015.

Juventus membuat pernyataan langsung “Klub telah mengambil keputusan untuk mempercayakan Tim Utama Juve kepada Pirlo.”

Keputusan ini mengambil beberapa faktor yang membuat Pirlo cocok dengan tugasnya sekarang.

Yaitu dirinya yang bisa memimpin sebuah klub sejak masih di bangku cadangan,

Dan mungkin beberapa orang akan setuju bahwa Pirlo adalah sosok yang ahli dan bertalenta.

Sarri sendiri yang dipecat pada hari Sabtu ketika Juve tersingkir di babak 16 besar klub Liga Champions membuat Pirlo adalah pilihan yang tepat.

Juventus sendiri membuat pernyataan soal Sarri yaitu bahwa Sarri sudah dibebastugaskan sebagai pelatih tim utama.

Yang membuat Pirlo di promosikan menggantikan Sarri sebagai Manajer tim utama, ini sangat menarik menurut banyak orang.

“Klub berterima kasih kepada pelatih Sarri karena telah membuat sejarah baru dimana Juventus mendapat gelar Scudetto kesembilan kalinya berturut-turut.”

Scudetto sendiri ialah gelar yang bagus di Liga Serie A, dimana gelar tersebut didapat ketika berhasil memenangkan terus menerus Liga Serie A.

BACA JUGA: Bayern Munich Tim Pertama Yang Berhasil Mencapai 7 Gol Atas Chelsea

Berbicara tentang pertandingan Juve melawan Lyon pada hari jumat, presiden Juve Andre Agnelli mengatakan kepada media setempat:,

“Perjalanan di musim ini bisa dikatakan suram, kami memenangkan Serie A untuk kesembilan kalinya,

Namun penampilan di Liga Champions tidak berjalan begitu mulus, dimana kita harus kalah dari Lyon dengan skor yang cukup telak.”

“Liga Champions sendiri menurut kami adalah sebuah mimpi, sebuah pencapaian dan bukan lah sebuah target atau tujuan.

Bisa dibilang kami sangat kecewa tentang hasil ini, kami harus keluar lebih cepat sebelum menyentuh babak semifinal liga tersebut.”

“kami akan butuh beberapa hari untuk mengevaluasi dan mengkoreksi bagaimana kita akan kembali bertanding dengan suasana yang segar.” Tutupnya.

pasang iklan murah blog