Home Sepak Bola Liga Indonesia Persija Jakarta Finish Di Empat Besar

Persija Jakarta Finish Di Empat Besar

13
Persija Jakarta Finish Di Empat Besar

Persija Jakarta berhasil finsih di empat besar usai mengalahkan Bhayangkara FC 2-1 dan resep keberhasilan itu berkat kerja keras

Selintas OlahragaPersija Jakarta berhasil mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 1 Gojek Traveloka dalam pertandingan terakhir di Stadion Patriot Candrabhaga.

Macan Kemayoran enggan pelit untuk membagikan rahasia bagaimana dirinya berhasil finish di empat besar Liga 1 Indonesia.

Keberhasilan itu ikut membuat beberapa pihak jadi bertanya-tanya terkait bagaimana resep mereka bisa raih posisi tersebut.

Rahasia tersebut adalah mereka bekerja keras sampai pertandingan usai yang ada. Semua komponen baik dari semua anggota tim, pelatih, dan pemain tetap bisa fokus sampai pertandingan berakhir. Hal itu diakui juga oleh pelatih persija yaitu Stefano Cugurra (Teco) dalam jumpa pers usai pertandingan.

Walaupun menghadapi Bhayangkara FC dengan status laga tandang, namun Stadion Patriot lebih banyak pendukung Persija (Jak Mania). Keberadaan mereka bisa mendongkrak moril permainan Persija Jakarta.

Para pendukung Macan Kemayoran harus iklas ketika gawang Andritany mengalami kemasukan gol pada menit ke-3 melalui Ilija Spasojevic. Dan pada menit ke-55 Macan Kemayoran harus bermain dengan 10 pemain usai Sandi Sute keluar lebih dulu karena mendapatkan kartu merah dari wasit akibat melancarkan tekel keras.

Ramdani Lestaluhu menjadi pahlawan dalam pertandingan tersebut, pemain nomor punggung 7 itu berhasil mencetak dua gol. Dan pelatih Macan Kemayoran tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada Jakmania yang terus memberikan semangat kepada klub asal Jakarta itu saat bertanding.

“Kami sangat berterima kasih kepada Jakmania yang memberikan kami semangat penuh usai Bhayangkara FC mencetak gol terlebih dahulu, ditambah lagi kami bermain dengan 10 pemain.” Ucap Teco.

Ismed Sofyan dan kawan-kawan sempat menurun performa pada putaran pertama. Mereka telat bangkit pada gelaran kali ini.

Sang pelatih mengatakan bahwa skuadnya sudah mulai kompak. Latihan yang baik ikut membentuk kekompakan mereka.

“Pada putaran kedua kami jauh lebih siap dan bagus. Saya pikir semuanya bisa berasal dari latihan yang baik. Sehingga hasilnya kita bisa lihat sendiri bahwa kami finish di posisi empat.” Sambungnya. (seo/dw)