Home Sepak Bola Liga Inggris Slevan Bilic Harus Menerima Hal Pahit Dalam Dirinya

Slevan Bilic Harus Menerima Hal Pahit Dalam Dirinya

9
Slevan Bilic Harus Menerima Hal Pahit Dalam Dirinya

Slevan Bilic menerima keputusan yang West Ham United ambil terkait pemecatan terhadap dirinya usai West Ham Kalah 4-1 lawan Liverpool

Selintas Olahraga – Slaven Bilic harus terhenti langkahnya bagi West Ham usai klub Priemer League itu melangkah dengan buruk pada musim ini.

West Ham menjalani start yang buruk di Primer League pada musim ini 2017/2018. Dari 11 pertandingan yang sudah dijalankan. West Ham United hanya mampu meraih dua kemenangan dan sudah menelan enam kali kekalahan.

Hasil-hasil buruk tersebut yang membuat Slevan Bilic harus berakhir masa kerjanya bersama West Ham.

“West Ham United mengonfirmasi bahwa sang pelatih pada hari ini sudah meninggalkan posisinya di klub.” Ucap West Ham.

“Chairman dan jajaran petinggi West Ham mengucapkan terima kasih kepada sang peatih dan timnya untuk pengabdinya selama 2,5 tahun. Tapi meyakini bahwa perubahan sekarang diperlukan agar klub bisa melangkah dengan positif dan sejalan dengan ambisinya.”

Pada jeda Internasional ini West Ham memanfaatkan hal tersebut untuk mencari pelatih baru. Kabar yang beredar bahwa David Moyes akan menjadi pelatih The Hammers.

West Ham saat ini menduduki peringkat ke-18 (zona merah) dengan mengoleksi 9 poin.

Sang pelatih menerima keputusan yang West Ham ambil walau hal itu bisa dibilang cukup menyakiti bagi sang pelatih. Namun ia menerima dengan lapang dada.

“Tidak ada perasaan marah. Saya sangat bangga dengan pekerjaan saya selama saya disini.” Ucap Bilic.

“Kami tidak memulai musim yang sangat penting ini. Seperti banyak klub di Eropa bahwa manajer adalah orang yang membayar harganya. Ini adalah langkah yang sangat logis.”

Dua pemimpin West Ham yaitu David Sullivan dan David Gold mengaku bahwa mengambil keputusan ini adalah keputusan yang sangat berat hati.

“Kami melihat ini seagai kesempatan menarik untuk menunjuk seorang manajer berkualitas. Untuk memberikan gagasan, organisasi, dan antusiasme segar ke dalam skuad yang sangat berbakat.” Ucapnya. (seo/dw)