Home Raket Badminton Gregoria Raih Emas Kedua Di Kejuaraan Dunia Junior

Gregoria Raih Emas Kedua Di Kejuaraan Dunia Junior

19
Gregoria Raih Emas Kedua Di Kejuaraan Dunia Junior

Selintas OlahragaBulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tanjung, merebut medali emas kejuaraan Dunia Junior 2017 setelah meraih kemenangan dramatis pada laga final di GOR Among Rogo, Yogyakarta, Minggu, (22/10/2017).

Gregoria menumbangkan wakil China, Han Yue. Unggulan ketiga itu harus menjalani pertandingan ketat tiga gim yang menegangkan untuk menumbangkan sang lawan dengan skor, 21-13, 13-21, 24-22 dalam kurun waktu 64 menit.

Gregoria memulai laga dengan penuh percaya diri. Dia sanggup mengontrol permainan dan membuat lawan tidak berkutik. Gim pertama dilalui Gregoria tanpa kesulitan.

Keadaan berubah pada gim kedua. Han Yue lebih berani menyerang, sedangkan Gregoria terlihat kurang nyaman. Dia kurang sabar dan sering membuat kesalahan karena ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Dia kehilangan gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim berikutnya yang akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenang.

Tunggal putri Tanah Air masih belum bisa lepas dari tekanan pada awal gim ketiga dan sempat tertinggal. Akan tetapi, dia perlahan bangkin dan membalikan keunggulan 11-9 saat interval.

Interval berlalu, Gregoria harus pindah ke lapangan tempat dia bermain kurang nyaman pada gim kedua. Han yue bisa mengejar dan kembali memimpin sampai mendapatkan kesempatan Championship point.

Pada momen penting, Gregoria memperlihatkan mental juara. Terbantu semangat dari antusias penonto, dia mampu membalikkan keadaan. Gregoria ganti dua kali mendapatkan championship point, namun Han Yue selalu sanggup menyamakan skor. Barulah pada kesempatan ketiga Gregoria berhasil.

Gregoria Mariska Tanjung menyumbangkan medali emas kedua untuk Indonesia pada Kejuaraan Dunia Juniot 2017 setelah ganda campuran Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Dia juga menjadi tunggal putri pertama Indonesia yang meraih medali emas Kejuaraan Dunie Junior sejak Kristin Junita pada 1992.

Bagi tunggal putri Indonesia itu, ini merupakan kemenangan keduanya atas Han Yue pada Kejuaraan Dunia Junior 2017. Sebelumnya dia juga menumbangkan Han Yue pada Nomor beregu dua gim langsung 21-17, 21-17. (seo/as)