Home Liga Italia Juventus Perjalanan karir Giovinco

Perjalanan karir Giovinco

3
Perjalanan karir Giovinco

Selintas OlahragaSebastian Giovinco kelahiran Turin, Italia 26, Januari 1987 adalah pemain sepak bola italia yang bermain untuk klub Toronto FC.

Giovinco mengatakan bagaimana ia menjadi pemain sepakbola dan bagaimana Juventus mengajarkan mental menjadi pemenang kepada para pemainnya.

Mantan pemain Juve itu baru-baru ini berbicara banyak soal perjalanan karirnya sebagai pesepakbola,mulai dari bermain di akademi Juventus sampai sekarang menajadi pemain Toronto FC.

Dalam penjelesannya itu, ia Berkata bahwa awal perjalanan karirnya menjadi seorang gelandang. Akan tetapi akhirnya dia sadar bahwa dia lebih tertarik untuk mencetak gol untuk diri sendiri dan membuat tim mendapatkan kemenangan.

Dikatakan pula oleh GioVinco bahwa dirinya tinggal tak jauh dari markas lama Juve,yaitu di Stadion Delle Alpi, Turin. Akan tetapi dia sama sekali tak pernah mendapatkan tiket pertandingan karena kondisi keluarganya kurang memadai bisa di bilang pas-passan.

“Kami bukan orang berada. Kami tinggal hanya 15 mil dari stadion Delle Alpi, Namum tak pernah mendapatkan tiket untuk menonton pertangingan secara langsung dari dalam stadion. Kami pun tak mampu membeli peralatan apapun. Saya ingat ayah saya yang pekerja besi, harus menabung setahun penuh untuk membelikan sepatu pertama saya. Sata tak peduli jenis sepatunya. Berada dilapangan adalah hal yang sangat penting,”katanya.

Dilanjutkan oleh Giovinco bahwa dirinya memiliki waktu yang sulit di awal-awal bergabung dengan akademi Juventus dan itu sebabnya dia hanya bisa menangis sebelum akhirnya ayahnya menyadarkannya.

Pembicaraan dengan ayahnya itu membuatnya akhirnya berubah.”Jujur, itu adalah semua yang diharapkan di klub. Tanpa air mata. Verikan segalanya. Ada mentalitas seperti ini di Juventus. Cukup sederhana yaitu Menang.”Tambahnya.

“Mereka mengajarkan anda rasa hormat, dan untuk menang dengan terhormat. Tapi di Penghjung hari, smua terfokus pada satu hal. Kemenangan. Pola Pikir itu ditanamkan pada diri saya sejak pertama kali tiba di Juventus. Hanya menang,”tegasnya. (seo/as)