Beranda Liga Indonesia Arema FC Sepakbola Indonesia Liga 1 Bisa Bubar Cepat?

Sepakbola Indonesia Liga 1 Bisa Bubar Cepat?

126
Sepakbola Indonesia Liga 1 Bisa Bubar Cepat?
pasang iklan murah

Selintas OlahragaSepakbola Indonesia yang sedang berada dipuncak yang tinggal beberapa pertandingan lagi, Terancam berhenti ditengah jalan.

Karna ada 15 klub yang siap bertempur malah siap untuk mundur dari liga 1 karena melihan adanya beberapa kejanggalan.

15 klub tersebut bersatu dalam suatu grup yang julukan Forum klub Sepakbola Profesional Indonesia (FKSPI). Klub-Klub itu ialah Barito Putera, Arema FC, Persela Lamongan, Perseru Serui, Persegres Gresik, Bhayangkara FC, Mitra Kukar, PSM Makasar, Persiba Balikpapan, Persija Jakarta, Madura United, Borneo FC, Semen Padang, Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC.

Akan tetapi ada tiga klub yang tidak ikut grup tersebut yaitu PSTNI, Bali United dan Persib Bandung. 15 tim itu mengancam akan mundur dikarenakan PT Liga Indonesi Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dinilai tidak terbuka.

Terlebih lagi, mereka juga memberi pendapat PT LIB tidak berkomitmen dengan perjanjian yang sudah terkait beberapa aspek yang sudah disetujui sebelumnya. Yang tidak lain Aspek-aspek itu ialah aspek legal,bisnis dan teknis.

“Garis besarnya, di awal kompetisi sebelumnya saat ada pertemuan, apa yang diharapkan kepada operator jadi ekspetasi apa yang diberikan siapa yang mengelola aturan bagaimana, ada beberapa komitmen di awal ada perbedaan,”ujar Direktur Utama Persija Jakarta,Jakarta, Rabu (4/10/2017).

Sebenarnya Klub-klub tersebut sudah beberapakali menyampaikan keluhan terkait tersebut. Tetapi tidak direspon oleh pihak yang terkait.

Pihak PT LIB sendiri dianggap kurang terbuka dengan sponsor keuangan besaran subsidi, Jaminan hukum dan transparansi aturan. Sementara itu perjanjian Kesepakatan atau Legal Standing dari awal kompetisi yang sudah ditandatangani oleh klub justru tidak dikembalikan lagi oleh PT LIB sehingga klub-klub kesulitan untuk tau tanggung jawab dan meminta hak mereka.

Kami masih peduli dengan PT LIB. Jika dalam kurun waktu 14 hari, tidak kembalinya perjanjian hukum itu maka kami sepakat akan berhenti, apabila tidak ada respon, kami akan mempertimbangkan kemungkinan yang lebih buruk lagi yaitu berhenti berkompetisi secara permanen,”Tegas Gede.(seo/as)

pasang iklan murah blog