Home Liga Jerman Bayern Munich 5 Tujuan Carlo Ancelotti Setelah Dipecat Bayern!

5 Tujuan Carlo Ancelotti Setelah Dipecat Bayern!

5
Carlo Ancelotti

Selintas Olahraga Bayern Munchen sudah memutuskan untuk berpisah dengan Carlo Ancelotti setelah menjalani awal musim yang buruk. Perselisihan dengan para pemain ditambah kekalahan dari PSG di Liga Champions membuat Ancelotti harus menyerahkan jabatannya .

Meskipun begitu, Ancelotti masih tetap dianggap sebagai salah satu pelatih paling sukses di dunia sepak bola. Oleh karena itu, pria asal Italia itu mungkin saja tidak akan lama menganggur.
Berikut ini lima tujuan Carlo Ancelotti berikutnya:

 

1. AS Roma

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti selalu berada di klub yang punya tekanan tinggi untuk memenangkan banyak hal, dan mendekati usia 60 tahun, mungkin inilah waktunya untuk melakukan sesuatu di tempat lain. AS Roma bukanlah klub yang selalu menuntut gelar setiap musim.

Namun, tim Serie A itu baru saja menunjuk mantan pemai mereka Eusebio di Francesco dan apabila memecatnya sekarang, setelah menjalani awal musim yang menjanjikan, akan menjadi keputusan yang buruk.

Meskipun begitu, pelatih seperti Ancelotti tidak akan pernah menganggur terlalu lama, dan Roma harus memanfaatkan kesempatan tersebut. Pelatih asal Italia itu pernah bermain di klub dan mungkin sudah saatnya kembali ke sana.

Roma memiliki skuat yang menjanjikan di Liga Champions, dan Ancelotti bisa menjadi orang yang sempurna untuk mengangkat reputasi Roma di dunia sepakbola.

 

2. Arsenal

Carlo Ancelotti

Arsenal
Carlo Ancelotti memiliki reputasi sebagai pelatih juara, dan jika petinggi Arsenal cukup berani, pria Italia itu bisa menjadi pelatih sempurna untuk menyelesaikan berbagai masalah di Arsenal. Arsene Wenger mungkin masih punya kontrak dua tahun, namun meski memecahkan rekor transfer musim panas ini, masa depan klub terlihat sangat suram.

Memboyong Ancelotti sekarang memberikan banyak keuntungan. Pendekatan Ancelotti bisa membuat Alexis Sanchez bertahan di klub, meskipun Mesut Ozil pernah dijual sang pelatih saat berada di Real Madrid.

Pindah dari Bayern Munchen menuju Arsenal akan memberikan Ancelotti kesempatan untuk melakukan penebusan. Dia akan mewarisi skuat yang dipenuhi pemain berbakat tapi hanya butuh bimbingan pelatih yang tepat.

 

3. Paris Saint Germain

Carlo Ancelotti

Jika Carlo Ancelotti masih berada di PSG, insiden rebutan penalti antara Edinson Cavani dan Neymar mungkin tidak akan terjadi. Ancelotti pasti akan memikirkan hal itu sebelumnya dan para bintangnya tidak akan mempertanyakan sang pelatih, tidak seperti Unai Emery yang kurang bisa mengatasi situasi.

Ancelotti sudah pernah memakai jasa Ancelotti sehingga sang pelatih sudah kenal dengan situasi di klub. PSG tentu saja menjalani musim ini dengan tekanan untuk memenangkan Liga Champions dan Ancelotti sudah memenangkan trofi tersebut tiga kali.

Dengan Kylian Mbappe, Neymar dan Edinson Cavani di lini depan, Ancelotti pasti mampu mengantarkan PSG memenangkan trofi yang sangat mereka idamkan. Taktik Ancelotti akan bekerja dengan baik dan kekalahan memalukan 6-1 melawan Barcelona pada musim lalu pasti tidak terjadi di bawah asuhannya.

4. AC Milan

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti sudah memenangkan dua trofi Liga Champions bersama AC Milan dan ini adalah momen yang tepat untuk kembali ke sana. Terlebih Rossoneri saat ini punya finansial yang kuat untuk membeli pemain di bursa transfer.

Vincenzo Montella sudah belanja besar di musim panas tapi sampai sejauh ini penampilan Milan kurang memuaskan. Milan punya banyak pemain bertalenta di skuat dan dengan bimbingan Ancelotti, mereka bisa kembali bersaing di Liga Champions.

Dua tahun lalu, Ancelotti pernah menolak Milan. Namun, situasinya kini sudah berubah dan tidak menutup kemungkinan akan terjadi reuni dalam waktu dekat.

5. Timnas Italia

Carlo AncelottiMungkin pekerjaan yang paling ideal untuk Carlo Ancelotti saat ini adalah menangani Timnas Italia setelah berkutat di level klub.

Selain itu, Gian Piero Ventura kurang disukai para pendukung Azzurri karena penampilan yang kurang meyakinkan sehingga menimbulkan keraguan apakah Italia bisa lolos ke Piala Dunia 2018. Ancelotti sudah mengenal hampir seluruh skuat Italia dengan baik dan akan merancang sebuah sistem yang bisa membuat Italia tampil seperti Euro 2016 di bawah asuhan Antonio Conte.

Ini adalah kesempatan yang sempurna. Italia membutuhkan gagasan baru, sementara Ancelotti membutuhkan lingkungan yang sudah akrab dengannya. (seo/ps)