Home Sepak Bola Liga Indonesia Liga Indonesia : PS TNI vs Mitra Kukar (26/9/2017)

Liga Indonesia : PS TNI vs Mitra Kukar (26/9/2017)

4
Liga Indonesia : PS TNI vs Mitra Kukar (26/9/2017)

Selintas OlahragaPS TNI akan berhadapan dengan Mitra Kukar dalam lanjutan pekan ke-26 Liga Gojek Traveloka pada Selasa (26/9/2017) di Std. Pakansari Cibinong, Bogor.

Pelatih PS TNI yakni Rudy Eka Priyambada meminta pemain lebih pintar dalam menguaai bola agar mendapatkan hasil yang maksimal saat melawan Mitra kukar nanti.

Rudy Mengatakan kepintaran pemain dalam menguasai bola dibutuhkan agar mereka tidak mendapatkan hasil buruk lagi. Menurutnya, selama ini permainan PS TNI tidak terencana dengan baik.

“Pada dasarnya ini tim bagus, ada tujuh pemain nasional dan tambah pemain berkualitas. Namun saya bingung kenapa ada dibawah tapi ini menjadi tantangan bagi saya untuk memperbaiki yang ada,” ucap Rudy.

“Main Militan pasti pressing, tapi harus tau kapan mesti press, kapan harus buang tenaga dan kapan harus simpan energy. Membangun serangan selama ini masih asal ke depan, tidak rencanakan dengan baik.”

“Tapi kami juga siap untuk pertandingan ini. Karna kami bermain tuan rumah maka kami harus menang. Yang penting tiga poin dulu dan bermain sebaik-baiknya. Sekarang mesti lebih pintar untnuk menguasai bola dan selain itu harus fokus serta konsentrasi.”

Sementara pelatih Mitra Kukar yakni Yudi Suryata mengaku bahwa tim nya tidak memiliki persiapan khusus, meski tetap berupaya mengambil poin di laga tandang sebagai pengganti angka yang hilang di kandang.

“Persiapan kami berjalan seperti biasa. Kami kalah melawan Arema kekalahan itu membuat kami merasa terpukul untuk itu kami belajar dari kekalahan itu dan kami harus bangkit serta berusaha mencari poin pengganti. Namun tidak akan mudah karena pasukan The Army juga baru kalah. Tapi kami tidak mau pulang dengan tidak membawa poin satupun,” ucapnya.

Pelatih Mitra kukar itu mengaku sangat mewaspadai semangat The Army yang berambisi meraih kemenangan. Kekuatan Naga mekes sedikit berkurang dengan absennya Bayu Pradana yang menjadi sang kapten akibat akumulasi kartu.

“Yang palin kami waspadai adalah kekalahan The Army dari Persela Lamongan, tentu mereka tidak ingin kalah lagi di kandang. Itu kemungkinan kemauan intern dari pemain pelatih untuk tidak terpuruk lagi, itu yang perlu diwaspadai,” ucap Yudi. (seo/dw)