Home Liga Indonesia Arema FC Hadapi Persela, Marquee Player Arema Absen!

Hadapi Persela, Marquee Player Arema Absen!

9
Hadapi Persela, Marquee Player Arema Absen!

Selintas OlahragaPersela akan menghadapi Arema FC pada pekan ke-24 Liga 1 2017 di Stadion Kanjuruhan pada hari Sabtu (16/9/2017). Namun Singo Edan harus kehilangan Marquee Player nya yakni Juan Pablo Pino, sebab gelandang asal Kolombia itu mengalami cedera hamstring saat pertandingan ketika menghadapi Madura United.

Dokter tim Arema yakni Nanang Tri Wahyudi menjelaskan bahwa masih butuh waktu untuk menyembuhkan cedera pino. “Dia masih tetap diterapi sampai sekarang. Mungkin belum bisa diturunkan saat melawan Persela,” ucap nanang.

Kabar tidak bisa bermainnya gelandang asal Kolombia itu menjadi sebuah kerugian besar karena Juan Pablo Pino jadi salah satu senjata Arema untuk mencetak gol dari lini tengah. Sebab ia punya tembakan keras dan terarah.

Sebenarnya cedera hamstring bukan yang pertama ini dirasakan oleh gelandang asal Kolombia. Mantan pemain Galatasaray itu sudah tiga kali mengalami cedera dengan kasus yang sama pada putaran pertama Liga 1 2017 lalu.

Dalam laga itu Juan Pablo Pino sempat memkasakan dirinya untuk bermain hingga babak kedua usai. Dia menggunakan sebuah pelindung di paha kaki kiri untuk menahan rasa sakit. Namun hasilnya justru membuat kondisinya membuat mantan pemain Galatasaray itu lebih buruk.

Cedera itu sekaligus menandakan jika sang pemain belum 100 persen. Saat dipercaya tampil penuh selama putaran kedua, cedera kembali menerpanya. Padahal dia mulai bisa menunjukkan kualitas dan permainan terbaiknya.

Absennya Juan Pablo Pino kini membuat pelatih Singo Edan yakni Joko Susilo menempatkan Adam Alis yang diplot sebagai gelandang serang. Namun tim pelatih Singo Edan menunggu perkembangan cedera Pablo Pino. “Kami harap bisa menurunkan komposisi terbaik,’’ ucap Joko Susilo ‘Gethuk’

Pertandingan melawan Persela lamongan memang sangat penting bagi klub asal malang tersebut karena mereka ingin bangkit setelah pertandingan sebelumnya mendapatkan hasil imbang dan menelan kekalahan. “Seperti yang saya sampaikan sebelumnya. Kami menghadapi setiap pertandingan seperti final saat ini karena butuh poin maksimal di setiap pertandingan. Apa lagi nanti bermain di kandang sendiri,” ucap Gethuk. (seo/dw)