Home News Persela Lamongan Beri Teguran Keras Kepada Ivan Carlos?

Persela Lamongan Beri Teguran Keras Kepada Ivan Carlos?

5
Persela Lamongan Beri Teguran Keras Kepada Ivan Carlos?

Selintas OlahragaPersela Lamongan akhirnya mengambil tindakan tergas terkait sikap buruk Ivan Carlos di dalam dan di luar lapangan. Menurut keterangan Yuhronur Efendi selaku Asisten Manajer Persela, pihaknya segera memberi teguran keras kepada striker kebangsaan Brasil tersebut.

“Minggu ini Ivan Carlos akan kami panggil secara khusus oleh jajaran manajemen maupun pelatih sendiri. Kita kembalikan plus minusnya kepada Coach Aji Santoso,” Ungkapnya.

Sebelumnya sikap buruk sang pemain diceritakan terang-terangan oleh Heri Kiswanto yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatiih Persela. Menurut Heri, Ivan Carlos menjadi salah satu alasan dari keputusannya mencopot jabatan.

“Sikap Striker berkebangsaan Brasil itu sudah begitu. Diapa-apain juga sulit. Setelah kena kartu kuning atau akumulasi, latihan saja tidak benar. Sudah tidak serius. Disuruh jogging aja tidak mau,” ungkap Herkis.

“Mau bagaimana lagi. Disitu saya sudah merasa tidak dibela pemain. Sudah tidak respect. Sudah repot saya. Tidak latihan saja sama dengan meremehkan kita. Ada manajer nonton latihan saja, dia tidak mau latihan. Saya sudah kecewa sama Ivan Carlos,” sesalnya.

Sejuh ini manajemen Persela masih berdiskusi soal tindakan yang akan mereka berikan kepada striker berkebangsaan Brasil tersebut. Disebutkan Yuhronur. Manajemen tim geram lantaran Ivan Carlos tidak menunjukkan etika yang baik sebagaimana pemain professional.

“Yang lebih penting Ivan Carlos bisa kembali lebih disiplin baik itu disiplin latihan dan disiplin berpendapat. Sebenarnya tidak boleh berkomentar itu di medsos menyalahi etika itu. Maksimal kalau tidak dipecat ya nanti ada teguran keras,” tegas Yuhronur.

Ivan Carlos akan dimintai keterangan terkait komentar pedasnya di media social pasca klub asal Lamongan itu dikalahkan oleh Bali United dengan skor 1-5. Saat itu ia berkoar agag manajemen Persela segera memecat Heri Kiswanto dan menggantinya dengan pelatih lain.

Selain itu aksinya di dalam lapangan dinilai terlalu brutal. Sebelum dibekap cedera parah pada 21 Agustus 2017, ia hanya mengukir 13 penampilan dan tujuh kali absen membela Laskar Joko Tingkir. Dari ketidakhadirannya itu, sang pemain tercatat tiga kali akumulasi kartu kuning, sekali kartu merah dan sisanya dihukum tiga pertandingan karena menanduk wasit dilaga Persela kontra Semen Padang. (seo/dw)