Home Liga Spanyol Atletico Madrid Kekalahan Atletico Madrid Bukanlah Yang Terburuk

Kekalahan Atletico Madrid Bukanlah Yang Terburuk

1
atletico madrid

Meski kalah dari Real Madrid 0-3 dalam perebutan tiket ke final Liga Champions semalam, hasil tersebut bukanlah yang terburuk bagi Atletico Madrid.

Selintas OlahragaAtletico Madrid mengalami kekalahan yang sangat telak 0-3 saat berhadapan dengan Real Madrid. Atletico kembali meraih hasil positifnya dalam misi ke final Liga Champions. Meski kalah ini bukanlah hasil yang terburuk bagi anak asuh Diego Simeone.

Atletico Madrid kalah 0-3 saat bertandang ke Santiago Barnebeu, Rabu (3/5/2017) dinihari WIB pada leg pertama semifinal Liga Champions. Atas hasil yang diraih tersebut menambah catatan buruk bagi Los Colchoneros menghadapi madrid di Liga Champions.

Atletico Madrid dan Real Madrid pernah bertemu di dua laga pada pertemuan sebelumnya, mereka berhadapan di final 2013/2014 dan 2015/2016. Seluruhnya berakhir kekalahan untuk Atletico.

Bagi Koke, hasil yang diraih oleh timnya pada dua final tersebut lebih menyakitkan ketimbang kekalahan yang dialaminya pada malam tadi. Gelandang 25 tahun itu masih percaya ada kesempatan di leg kedua.

“Masih lebih buruk kalah di dua final ketimbang satu semifinal. Kami tak pernah berhenti berjuang, kami selalu bangkit setelah pukulan telak,” katanya dikutip Football Espana.

“Bangkit? Ini adalah sepakbola, coba katakan hal itu pada PSG. Anda tak pernah tahu di sepakbola. Dengan Cristiano (Ronaldo) datang ke Calderon, kami pernah menang 4-0.”

“Sekarang ini yang utama meminta maaf kepada fans dan berpikir soal laga Rabu depan. Kami ingin berada di final lainnya dan kami akan mengerahkan segalanya. Kami akan terus berjuang,” imbuhnya.

Atletico memang pernah mengalami kemenangan 4-0 atas Real Madrid di Vicente Calderon pada Februari 2015 silam. Saat Atletico Madrid meraih kemenangan, mereka berhasil unggul lewat gol yang dicetak oleh Tiago, Saul, Niguez Antonie Griemann, dan Mario Mandzukic.

Setelah mengalami kekalahan tadi malam, Pelatih Diego Simeone pun langsung mengisyaratakan untuk mengulang kembali moment tersebut sekaligus membalikkan keadaan di leg kedua nanti.

“Simeone bilang di ruang ganti, bahwa siapapun yang tidak mau bermain di hari Rabu nanti harus bilang,” imbuhnya.