Home Liga Spanyol Atletico Madrid Simeone Ungkap Atletico Punya Empat Final Setelah Dikalahkan Villareal

Simeone Ungkap Atletico Punya Empat Final Setelah Dikalahkan Villareal

1
Diego Simeone

Simeone menyatakan kalau tidak akan menyerah untuk bisa berburu satu tiket Liga Champions pada musim depan

Selintas Olahraga – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menyatakan kalau tidak akan menyerah untuk berburu satu tiket Liga Champions musim depan. Meskipun Atletio baru saja tergelincir dalam lanjutan La Liga.

Menurut Diego Siemone, empat pertandingan di liga ibarat seperti final bagi mereka. Ia meminta akan supaya anak didik nya untuk terus menang.

Menjamu Villarreal di Vicente Calderon, Rabu (26/4/2017) dini hari WIB, Atletico menelan kekalahan dengan skor akhir 0-1. Gol tim ‘Kapal Selam Kuning’ ke gawang Jan Oblak dibukukan oleh Roberto Soriano.

Dengan hasil ini, Atletico masih belum aman untuk menggapai tiket Liga Champions. Tim asal ibukota Madrid itu sudah mengumpulkan 68 poin hasil dari 34 kali bermain.

Atletico hanya unggul tiga angka dari Sevilla yang berada di posisi empat dengan satu laga lebih sedikit, juga unggul delapan poin dari Villarreal yang ada di posisi ke lima.

Dengan Liga Spanyol yang masih menyisakan empat laga, raihan angka Atletico itu masih bisa dijangkau oleh Villarreal. Oleh karena itu, wajar kalau Simeone menganggap laga sisa di La Liga seperti final.

Villareal VS Atletico Madrid

”Kami harus menunggu untuk hasil akhir di masa depan, kami tidak perlu buru-buru,” ungkap Simeone dikutip dari Soccerway.

”Kami sedang berada di empat laga final dan kita tunggu saja apa yang terjadi,” imbuhnya.

Simeone menambahkan bahwa kekalahan memang bagian dari sepak bola. Dia pun berusaha untuk menerimanya.

“Sepak bola memang seperti ini. Terkadang kami meraih kemenangan dengan mudah dan dalam jumlah yang banyak. Tapi, kadang kami juga kalah menyakitkan meski di atas kertas bisa menang. Bola seperti enggan masuk ke gawang lawan,” imbuh Simeone.

Pada musim ini, Atletico memang punya masalah di lini depan. Karena dariĀ  34 laga, mereka baru mencetak 60 gol. Sedangkan dengan Real Madrid yang mencetak 84 gol dari 32 laga dan Barcelona sudah mencapai 94 gol dari 33 pertandingan. Namun, Simeone membantah ketajaman timnya karena butuh penyerang seperti Diego Costa yang pernah gemilang di Vicente Calderon.

”Sepak bola dinamis. Rasanya ketika kami memiliki penyerang seperti Costa, tak menjamin akan mencetak banyak gol.”