Home Otomotif Cuaca Jadi Kendala Sean di Bahrain

Cuaca Jadi Kendala Sean di Bahrain

2

Sean gagal tampil maksimal, setelah sebelumnya terkendala oleh perubahan cuaca

Cuaca Jadi Kendala Sean di Bahrain

Selintas Olahraga – Sean Gelael sudah menjalani hari pertama tes pramusim F2 di Bahrain. Cuaca disebut jadi penghalang pebalap Pertamina Arden tersebut untuk tampil oke.

Dalam sesi latihan tiga hari di Bahrain yang dimulai hari Rabu (29/3/ 2017), Pirelli sebenarnya hanya menyediakan dua tipe ban, yakni medium (prime) dan soft (option). Setiap pebalap akan disuplai masing-masing lima set ban prime dan dua set ban option.

Dengan perubahan cuaca yang menyebabkan hujan lebat, tim terpaksa memakai tambahan ban basah. Situasi seperti ini harus bisa diantisipasi tim pada sesi latihan selanjutnya.

Awalnya, semua tim sudah mempersiapkan setingan mobil untuk kondisi lintasan kering pada sesi latihan hari pertama. Hal ini bisa dilihat dari paket ban yang disiapkan, yakni ban medium. Obyektif sesi latihan pagi, setiap tim ingin mengejar catatan waktu tercepat (qualifying run). Sementara pada sesi latihan sore dimanfaatkan untuk kondisi race run, yakni lebih menguji konsistensi waktu dan menjaga degradasi ban.

Pada sesi latihan pagi, Sean hanya melahap sembilan putaran. Catatan waktu terbaiknya adalah satu menit 42,632 detik dan Sean harus puas di posisi ke-14. Sementara Norman Nato melahap sepuluh putaran dengan torehan waktu terbaiknya satu menit 41,718 detik dan berada di posisi keempat pebalap tercepat. Adapun posisi teratas dikuasai pebalap tim Prema Racing, Charles Leclerc dengan catatan waktu tercepat satu menit 41,454 detik dari 15 putaran yang dimanfaatkannya.

Untuk sesi latihan sore, dengan adanya perubahan cuaca dan kondisi lintasan, Sean mencetak waktu tercepat satu menit 48,224 detik dan berada di urutan ke-17. Sementara Nato di posisi ke-12 dengan torehan waktu terbaik satu menit 46,154 detik. Posisi teratas diambil pebalap dari tim Russian Times, Luca Ghiotto dengan catatan waktu satu menit 42,003 detik.

Sesi latihan sore pada hari pertama pun sempat dihentikan karena hujan lebat menguyur sirkuit. Kesempatan ini dimanfaatkan semua tim untuk membaca data dan mengevaluasi hasil performa mobil dalam beberapa putaran terakhir. Sean dan Nato juga terlibat diskusi yang cukup lama dengan Gaetan Jego selaku Kepala Tim Engineer di paddock tim Pertamina Arden.

“Ya ini simulasi yang bagus,” ujar Jago seperti dikutip rilis yang diterima detikSport.

Meski belum mendapatkan waktu terbaik, Tim Arden tak terlalu kecewa dengan sesi latihan hari pertama karena pada sesi ini juga untuk adaptasi awal kondisi sirkuit dengan settingan mobil. Jego disebut juga sudah memilki program dan strategi tim untuk sesi latihan di Bahrain.

“Saya cukup yakin kedua pebalap nantinya akan menunjukkan grafik yang meningkat dalam hal performa seperti di sesi latihan resmi pertama di Barcelona lalu,” sambungnya.

Hal positif lainnya, sepanjang sesi latihan hari pertama tidak ditemukan kendala teknis pada mobil. Performa mobil yang dipakai Sean maupun Nato cukup kompetitif meski masih banyak evaluasi untuk mendukung mereka meraih catatan waktu yang ditargetkan tim.

Sesi latihan di Bahrain ini sangat penting karena balapan perdana musim ini digelar di tempat yang sama, 14-16 April mendatang.