Home News Bos Liecester City berikan pembelaan pada Jamie Vardy

Bos Liecester City berikan pembelaan pada Jamie Vardy

1
Bos Liecester City berikan pembelaan pada Jamie Vardy - SelintasOlahraga.com

Jamie Vardy Terlibat Pertengakaran Dengan Samir Nasri Pada Saat Liecester City Bertemu Sevilla Pada Leg Kedua Liga Champions Babak 16 Besar.

Leicester City v Sevilla FC - UEFA Champions League
LEICESTER, ENGLAND – MARCH 14: Samir Nasri of Sevilla and Jamie Vardy of Leicester City butt heads during the UEFA Champions

Selintas Olahraga – Bos Liecester City, Craig Shakespeare membela Jamie Vardy dengan mengatakan bahwa Vardy tidak bermain curang pada saat Liecester City berhadapan dengan Sevilla

Tuduhan itu terjadi pada saat Liecester City berhadapan dengan Sevilla dimana kedua pemain dari masing – masing klub yakni Jamie Vardy dan Samir Nasri terlibat pertengkaran di lapangan hijau.

Samir Nasri dan Jamie Vardy terlihat adu mulut di lapangan dan membenturkan kepalanya yang membuat mereka diberikan kartu kuning oleh wasit. Keduanya terlihat sering melakukan duel saat Liecester City menghadapi Sevilla pada laga lanjutan Liga Champions Leg kedua babak 16 besar di King Power Stadium.

Mantan pemain Manchester City itu mendapatkan kartu kuning, setelah itu dirinya berkomentar tentang Jamie Vardy yang teribat pertengkaran dengannya..

“Bagi saya, dia adalah seorang penipu. Karna jika memang dirinya seorang pemain yang profesional maka ia akan bermain seperti laki-laki.”

“Liecester City telah menang melawan Sevilla dengan skor 2-0, saya yakin bahwa media Inggris juga akan mengatakan hal yang sama bahwa dia telah bermain curang”

Mendengar hal tersebut, Boss Liecester City membantah dan memberikan pembelaan terhadap strikernya Jamie Vardy

“Jamie Vardy tidak bermain curang, dia tidak akan melakukan hal itu. Tidak akan pernah”

“Saya rasa Vardy akan merespon baik tanggapan tersebut dan kita harus segera melupakannya karna wasit telah memberikan keputusan dan pertandiingan telah usai.”

Bos Liecester City juga merasa senang bahwa Vardy sudah kembali dalam peforma terbaiknya setelah ia memenangkan laga perttamnya pada paruh musim di Primier League.

Jamie Vardy berhasil membobol tiga kali dalam empat pertandingan terakhirnya yang ia jalani.

“Saya mengatakan bahwa Vardy harus tetap maju tanpa mantra, dan hal ini terjadi setelah apa yang kita lihat dengan reaksi Vardy. Anda dapat melihat bahwa bagaimana Vardy mencetak gol pertamanya” Kata Shakespeare

“Striker akan hidup dan mati karna tujuan mereka. tetapi yang sangat penting adalah kinerja keseluruhan kedepan” Tambahnya.