Home Sepak Bola Liga Inggris Ibrahimovic Adrenalinya Akan Meningkat Jika Bertemu Tim Guardiola

Ibrahimovic Adrenalinya Akan Meningkat Jika Bertemu Tim Guardiola

2
Ibrahimovic dan Guardiola

Ibrahimovic bermain di Manchester United sementara Guardiola menjadi manajer di klub rival Manchester City

Selintas Olahraga – Pemain Manchester United Zlatan Ibrahimovic mengakui bahwa ia mendapat motivasi ekstra dan adrenalinnya semakin meningkat ketika menghadapi mantan pelatihnya Josep Guardiola.

Ibrahimovic dan Guardiola pernah bekerja sama di Barcelona pada musim pada 2009-2010. Namun, hubungan keduanya kemudian memburuk sehingga Ibrahimovic memutuskan pindah ke AC Milan.

Keduanya kini sama-sama datang ke Premier League pada awal musim ini. Ibrahimovic bermain di Manchester United sementara Guardiola menjadi manajer di klub rival Manchester City.

Pesepakbola berusia 35 tahun itu mengatakan bahwa menghadapi tim asuhan Guardiola selalu memberikannya inspirasi, namun ia menyatakan hal itu bukan disebabkan karena masalah pribadi.

“Saat saya bermain menghadapi timnya, itu selalu memberikan saya motivasi, memberikan saya adrenalin,”ungkap Ibrahimovic kepada Fox Sports Italia.

“Itu bukan karena masalah pribadi yang saya punya. Itu merupakan bagian dari pertandingan
Bintang Manchester United Zlatan Ibrahimovic mengaku selalu mendapatkan tambahan motivasi dan adrenalinnya selalu meningkat ketika menghadapi tim asuhan mantan pelatihnya, Pep Guardiola.

Ibrahimovic

Adrenalin merupakan hormon yang meningkatkan detak jantung, saat adrenalin meningkat banyak orang merasakan peningkatan energi. Di saat kebanyakan orang merasakan adrenalinnya naik ketika melakoni olahraga ekstrem, Ibra ternyata merasakan hal tersebut tiap kali berhadapan dengan tim asuhan Guardiola.

Ibrahimovic dan Guardiola memenangkan gelar juara La Liga Spanyol saat satu musim bersama di Barca, penyerang berkebangsaan Swedia tersebut mencetak 16 gol di ajang liga ketika itu.

Ibrahimovic mengatakan hubungannya dengan mantan pelatih Bayern Munich itu berubah secara tiba-tiba.

“Pada awalnya dia menghubungi saya setiap hari untuk bisa mendapatkan saya, akan tetapi pada suatu hari dan selanjutnya saya tidak lagi bermain,” ungkap Ibrahimovic.

Rasa dendam kepada Josep Guardiola belum juga bisa disingkirkan Zlatan Ibrahimovic. Meskipun sudah lama tidak berkolaborasi dengan Guardiola, tapi Ibrahimovic masih belum lupa perlakuan Guardiola terhadap dirinya semasa di Barcelona dulu.