Home Liga Inggris Arsenal Arsenal Dibungkam Bayern, Wenger Kecewa Dengan Keputusan Wasit

Arsenal Dibungkam Bayern, Wenger Kecewa Dengan Keputusan Wasit

1
Arsene Wenger

Kritik Wenger pada putusan wasit Tasos Sidiropoulos itu berkaitan dengan kartu merah Koscielny pada menit ke-54

Selintas Olahraga – Manajer Arsenal, Arsene Wenger, kecewa dengan putusan wasit yang mengartu merah Laurent Koscielny pada laga kontra Bayern Muenchen, Selasa (7/3/2017). Akibat kartu merah Koscielny, Arsenal kalah telak 1-5 di Stadion Emirates.

“Robert Lewandowski itu offside dan pelanggaran itu bukan berujung penalti,” kata Wenger seusai pertandingan seperti dilansir dari

Kritik Wenger pada putusan wasit Tasos Sidiropoulos itu berkaitan dengan kartu merah Koscielny pada menit ke-54 yang melanggar Lewandowski di kotak terlarang.

“Pada awalnya, wasit memberi kartu kuning, tetapi kemudian mengambil lagi kartu merah,”.

Sebelum kartu merah, Arsenal dalam keadaan unggul lewat gol Theo Walcott di menit ke20. Setelah kartu merah, gawang David Ospina bobol lima kali oleh Lewandowski (55′-penalti), Arjen Robben (68′), Douglas Costa (78′), dan Arturo Vidal (80′, 85′).

Lewandowski dan Koscienly

“Kami bermain dengan 10 pemain dan dituntut mencetak empat gol. Di kepala para pemain pasti sudah berpikir bahwa hal itu mustahil,” kata pelatih berusia 67 tahun itu.

“Ketika skor sudah menjadi 2-1, peluang kami untuk lolos menjadi tidak ada. Namun, bukan bagian itu yang ingin saya ingat, melainkan soal laga ini telah dirusak oleh wasit,” tutur Wenger.

Kekalahan telak di kandang sendiri itu merupakan yang paling parah diderita Wenger sejak November 1998, saat kalah 0-5 dari Chelsea. Wajar apabila kemudian sebagian suporter melakukan protes keras dengan berteriak dan membentangkan poster “Wenger Out”.

“Saya sangat merasa tidak nyaman dengan hasil ini. Saya meminta maaf kepada semua orang yang telah mengeluarkan uang untuk menonton laga ini,” ungkap Wenger.

Selain protes terkait masa depan Wenger, sejumlah suporter memang terlihat membentangkan spanduk yang berisi perbedaan harga mencolok antara Stadion Emirates dengan Allianz Arena.

Namun, seusai kekalahan telak itu, protes keras suporter Arsenal lebih ditujukan kepada Wenger yang diminta hengkang. Kontrak Wenger memang akan habis pada akhir musim dan belum ada tanda-tanda pembaruan kontrak.

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengatakan kekalahan besar timnya 1-5 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, dini hari tadi WIB, dikarenakan kepimimpinan wasit yang berat sebelah.

Wenger menuding wasit Anastasios Sidiropoulos melakukan beberapa kesalahan yang harus dibayar mahal timnya.

”Ada beberapa aspek yang sulit di pertandingan yang menjelaskan kalau kami tersingkir. Saya merasa kami sudah menunjukkan permainan sesuai keinginan dan kami tidak beruntung dengan beberapa keputusan wasit. Sulit dipahami,” ujar Wenger usai pertandingan.