Beranda Liga Spanyol Barcelona Real Madrid Menang, Gerard Pique Merasa Sangat Kecewa

Real Madrid Menang, Gerard Pique Merasa Sangat Kecewa

83
pasang iklan murah

Pique sebenarnya sudah pernah mengatakan tidak akan mengomentari kinerja wasit atau konspirasi terhadap Barca

Selintas Olahraga – Real Madrid berhasil meraih kemenangan tipis dan dramatis saat bertandang ke El Madridgal untuk menghadapi Villarreal. Sempat tertinggal dua gol, Madrid sukses membalik kedudukan dan pulang dengan kemenangan dengan skor 3-2.

Manu Trigueros dan Cedric Bakambu membawa Villarreal unggul pada awal-awal babak kedua. Namun kemudian Gareth Bale dan Cristiano Ronaldo menyamakan kedudukan bagi Madrid. Pemain pengganti, Alvaro Morata sukses mencetak gol kemenangan Madrid lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Marcelo.

Melihat kemenangan Madrid itu, Gerard Pique sepertinya sangat kecewa. Bek Barcelona itu kembali menggunakan Twitter sebagai sarana untuk menyalurkan kekecewaannya.

Pique mempermasalahkan kinerja wasit yang dianggapnya sudah merugikan Barcelona dan menguntungkan Madrid. Saat melawan Malaga, gol Barca dianulir karena dinilai offside sementara itu gol Madrid yang dicetak Sergio Ramos yang offside malah disahkan. Lalu saat bertemu Villarreal, wasit tidak memberikan penalti kepada Barca saat Bruno handball di kotak terlarang tapi memberikan penalti saat Bruno melakukannya dalam laga melawan Madrid.

Pique memberikan bukti berupa opini dari dua media Madrid, AS dan Marca. Melawan tim-tim yang sama. Ada delapan poin. Ini adalah potongan dari media kota Madrid jika anda masih ragu,” cetus Pique. Maksudnya, Pique menganggap Madrid sudah diuntungkan delapan poin dari Barca dengan keputusan wasit itu.

Pique sebenarnya sudah pernah mengatakan tidak akan mengomentari kinerja wasit atau konspirasi terhadap Barca. Namun ia mungkin kali ini kesal karena Barcelona kembali tergeser ke posisi dua setelah memuncaki klasemen selama beberapa jam.

Twiter

Tindakan Pique itu tidak dianggap serius oleh Sergio Ramos, bek Madrid. Ramos menyadari Pique adalah sosok yang suka mengeluh dan selalu merasa menjadi korban. Kalau seandainya Messi, yang mengeluh, maka lain lagi ceritanya.

“Jika anda menyebut bahwa Messi yang mengucapkan kata-kata itu, maka saya akan terkejut. Tapi tidak jika Pique yang mengucapkannya,” ungkap Ramos seperti dilansir El Transistor.

Di luar itu, Ramos mengaku sangat puas karena timnya bisa mengejar defisit dua gol dan menang melawan Villarreal. Ini membuat Real Madrid sukses rebut tiga poin.

“Sangat penting untuk menang, di atas segalanya untuk aspek mental. Perbedaan poin memang minimal dan tim mulai makin kompak,” ujar Ramos.

”Perebutan gelar juara bakal ditentukan di pekan-pekan terakhir, karena di sepak bola perbedaan antar tim menjadi makin kurang.” (Seo/nc)

pasang iklan murah blog