Beranda Sepak Bola Liga Inggris Jose Mourinho Berikan Simpati Dengan Dipecatnya Ranieri

Jose Mourinho Berikan Simpati Dengan Dipecatnya Ranieri

16
pasang iklan murah

Ranieri menangani Leicester setelah menggantikan Nigel Pearson dan pada musim lalu Ia berhasil mengantar klub menjadi juara Liga Inggris

Selintas Olahraga – Leicester City baru saja mengumumkan kalau mereka telah memecat  Claudio Ranieri. Pemecatan dilakukan setelah rangkaian buruk yang terus diraih tim juara bertahan itu, yang kini terancam terdegradasi dari Liga Primer Inggris.

Pria berusia 65 tahun itu, harus melihat timnya kalah dalam tujuh dari sembilan pertandingan terakhir, termasuk ditekuk Sevilla 2-1 di babak 16 besar Liga Champions. Lima kemenangan dalam 25 pertandingan liga juga membuat klub hanya terpaut satu poin dari zona degradasi.

”Leicester City pada malam ini (Kamis) sudah berpisah dengan manajer tim utama, Claudio Ranieri,” demikian pengumuman klub itu.

Klub ini menegaskan, Ranieri, yang ditunjuk menjadi manajer pada Juli 2015, telah memimpin Foxes meraih kesuksesan terbesar dalam sejarah klub selama 133 tahun dengan menjadi juara pada musim lalu. “Statusnya sebagai manajer tersukses Leicester tidak lagi dipertanyakan. Namun hasil di musim ini telah menempatkan klub di bawah ancaman, dan direksi merasa perubahan kepemimpinan, meski menyakitkan, diperlukan demi kepentingan terbesar klub.”

Claudio Ranieri

Pernyataan itu lantas mengutip Wakil Ketua Aiyawatt Srivaddhanaprabha yang mengatakan, “Ini menjadi keputusan tersulit untuk kami lakukan dalam tujuh tahun sejak King Power mengambil kepemilikan Leicester City. Namun kami berkewajiban menempatkan kepentingan jangka panjang klub di atas semua sentimen pribadi, tidak peduli seberapa kuatnya.”

Selain Ranieri, dua asistennya, Ranieri Paolo Benetti dan Andrea Azzalin, juga ikut didepak. Selanjutnya, untuk menangani tim, klub telah menunjuk asisten manajer Craig Shakespeare dan pelatih Mike Stowell.

Keputusan pemecatan itu diambil hanya 16 hari setelah Leicester merilis sebuah pernyataan yang menyatakan ”dukungan tidak tergoyahkan” untuk pelatih asal Italia itu.

Ranieri menangani Leicester setelah menggantikan Nigel Pearson pada Juli 2015 dan pada musim lalu membuat kejutan dengan mengantar klub menjadi juara Liga Primer Inggris.

Pemecatan Ranieri membuat manajer Manchester United Jose Mourinho menyampaikan pernyataan simpati buat Claudio Ranieri menyusul pemecatannya dari kursi pelatih Leicester City.

Sebagaimana diketahui, Ranieri ditendang dari King Power Stadium hanya sembilan bulan setelah ia mempersembahkan prestasi terbaik dalam sejarah The Foxes yaitu dengan menjuarai Liga Primer Inggris musim lalu.

Performa Leicester menukik tajam dan musim ini mereka lebih banyak berada di sekitar zona degradasi. Tidak lama setelah Jamie Vardy dan kawan-kawan dibungkam tuan rumah Sevilla dengan skor 2-1 pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Ranieri menerima surat PHK.

Mourinho sendiri sebelumnya pernah mengalami nasib yang sama, dilengserkan oleh Chelsea semusim setelah mengantar tim memenangi titel EPL 2014/15. Ia mengakui memang begitulah kejamnya sepakbola era modern, dan mendorong Ranieri untuk tetap tersenyum menghadapi momen pahit ini.

“JUARA INGGRIS dan PELATIH TERBAIK FIFA, dipecat. Itulah sepakbola baru, Claudio. Tetap tersenyum, KAWAN. Tak seorang pun bisa menghapus sejarah yang telah kau tulis,” demikian caption Mourinho dalam foto bersama Ranieri yang diunggahnya di Instagram.

Instagram  Mourinho

pasang iklan murah blog